Beranda » Berita » Umum » 2019, Bank Sumut Akan Tingkatkan Pembiayaan Rumah Bersubsidi

2019, Bank Sumut Akan Tingkatkan Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Kamis, 10.01.2019 - 18:54:52 WIB

Jakarta, Bank Sumut News

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) berupaya meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) pada tahun depan, guna mendorong ekspansi kredit secara keseluruhan. 

Sebagai salah satu bank pembangunan yang Ditunjuk untuk melaksanakan perjanjian kerja sama operasional (PKO) dengan 25 Bank pelaksana untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) optimis dapat memenuhi kuota yang ditentukan pemerintah dalam penyaluran KPR FLPP pada tahun 2019

Hal tersebut diungkapkan oleh T. Mahmud Jeffry, Direktur Bisnis & Syariah PT Bank Sumut didampingi Pemimpin Divisi Ritel Bank Sumut Syafrizalsyah, Pemimpin Unit Usaha Syariah Bank Sumut Indra Kesuma Yuzar dan Pemimpin Bidang Pembiayaan iB Bank Sumut Kaswinata seusai pelaksanaan PKO antara Kementerian PUPR dengan 25 bank pelaksana KPR FLPP di Jakarta, akhir Tahun  lalu.

Ia mengatakan perseroan optimis bisa mencapai target yang sudah ditetapkan untuk penyaluran KPR FLPP pada tahun depan. “ Kami sangat optimis, apalagi sebagian besar KPR Bank Sumut itu, sebagian besar dikontribusikan oleh KPR bersubsidi” tegasnya.

Meskipun iklim investasi sektor properti masih melemah, Bank Sumut lanjut Jeffry, melihat sektor perumahan bersubsidi justru yang paling bergairah. Banyak pengembang komersial yang turun ikut membangun rumah bersubsidi. Untuk itu Bank Sumut tambahnya akan ikut menggenjot penyaluran KPR FLPP pada semester I/2019  dengan meminta pengembang untuk segera melanjutkan pembangunan pada tahun ini agar dapat langsung digunakan pada tahun ini juga

“Kami dorong teman-teman pengembang untuk tetap membangun supaya awal tahun selesai. Bisa langsung akad kredit. Kami lihat pasar subsidi itu justru paling bagus dan aman karena ada campur tangan pemerintah di dalam,” lanjutnya.

Perlu diketahui pada pada tahun 2019 unit usaha syariah Bank Sumut dan konvensional ditargetkan pemerintah untuk membiayai sebanyak 2.582 unit rumah bersubsidi senilai Rp 273,2 miliar melalui skema KPR FLPP. Perinciannya, Bank Sumut Syariah sebanyak 1.550 unit, naik 50 unit dari sebelumnya dan total pembiayaan senilai Rp 164 miliar (naik 13,57% dari tahun 2018) dan Bank Sumut konvensional sebanyak 1.032 unit dengan nilai Rp 109,2 miliar. Jeffry juga menyampaikan perseroan optimis akan mampu mencapai target yang diberikan karena Penyaluran KPR FLPP berkontribusi hingga 85% terhadap portofolio KPR perseroan. “Kontribusinya besar sekali,” ujarnya pada Rabu (26/12/2018) yang lalu. 

T. Mahmud Jeffry juga senang dengan rencana pemerintah soal relaksasi KPR khusus bagi milenial. Menurutnya hal itu harus cepat dibuat regulasinya agar bank Sumut mendapat alokasi plafond pembiayaan.“Relaksasi pendapatan nasabah KPR FLPP dari Rp 4 juta per bulan menjadi Rp 6 juta sampai Rp 7 juta per bulan akan membuat pasar generasi milenial bergairah. Kami tunggu aturannya karena pasti ikut mendorong pertumbuhan KPR secara keseluruhan,” pungkasnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap dengan penandatanganan PKO ini peran perbankan mendukung program pemerintah yakni Program Satu Juta Rumah bisa lebih optimal lagi.  Menteri Basuki mengajak semua pihak untuk meningkatkan pengawasan penyaluran KPR Subsidi FLPP, karena keberhasilan penyaluran FLPP tidak hanya diukur dari besarnya kredit yang tersalurkan, melainkan juga harus dilihat kualitas rumah subsidi yang dibangun pengembang. 

“Tujuannya untuk perlindungan konsumen dan mengatasi keluhan konsumen yang merasa tidak terpuaskan akibat kualitas rumah yang dibangun pengembang. Pihak perbankan diharapkan tidak hanya menyalurkan kredit, namun betul-betul memastikan hunian yang dibangun bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil dan rawan gempa,” ujar Menteri Basuki dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) dengan Bank Pelaksana KPR Sejahtera FLPP tahun 2019, di Auditorium Kementerian PUPR, Jumat (21/12). ##